Thursday, September 26, 2013

TUGAS ALGORITMA

 1. Pengertian Variable dalam Pemrograman

          Variabel adalah suatu pengenal di dalam program yang berguna untuk menyimpan nilai dari tipe data tertentu. Adapun nilai yang disimpan bersifat dinamis, artinya nilai tersebut dapat diubah selama program berjalan. Untuk menggunakan variabel, tentu kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu agar kompilator dapat mengenalinya. Brikut ini bentuk umum untuk proses pendeklarasian variabel didalam bahasa C.

#sumber :  http://putrajatim.blogspot.com/2010/07/variabel-pada-pemrograman-c.html

 2. Tipe Data dalam Program C

Di dalam program C, data harus menuruti aturan suatu tipe datayang dikenal oleh bahasa pemrograman C. Dengan demikian, semua data di dalam program harus dibawa ke tipe data yang sesuai.
Data Berdasar jenisnya dapat dibagi menjadi 4 tipe dasar, yaitu:

1. Tipe Integer
Variabel yang bertipe integer digunakan untuk menyimpan data bernilai bulat. tipe int(%d atau %i)

2. Tipe Float
Variable tipe float digunakan untuk menyimpan data bernilai real.

3. Tipe Char
Digunakan untuk menyimpan data berupa karakter, yakni berupa huruf, simbol dan angka.

4. Tipe tak bertipe (void)
Variabel ini digunakan apabila suatu fungsi tidak menghasilkan nilai
http://go-program.blogspot.com/

#sumber : http://go-program.blogspot.com/2012/09/tipe-data-dalam-bahasa-pemrograman-c.html

3. Kerangka dalam program C

Kerangka program utama adalah kerangka utama atau template yang digunakan untuk membuat setiap program. Dalam C, kita menulis program seperti ini:
#include <stdio.h>
void main()
{
printf(“TMD”);
}

#sumber :  http://49012013eko.wordpress.com/2012/04/05/perbedaan-kerangka-program-c-dengan-c/

A. Tanpa pengembalian nilai ke sistem operasi.
void main(void)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
}
B. Dengan pengembalian nilai ke sistem operasi.
int main(void)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
   return 0;
}
Kata kunci void di atas bersifat opsional. Namun para programmer C pada umumnya menuliskan kata kunci tersebut di dalam fungsi yang tidak memiliki parameter. Adapun untuk kerangka lengkap dari program yang ditulis dalam bahasa C adalah seperti yang ditulis di bawah ini.
#include <nama_header_file>
...
/* prototipe fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...);
tipe_data nama_fungsi2(parameter1, parameter2, ...);
...
/* fungsi utama */
int main(void)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
   return 0;
}
/* implementasi fungsi */
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
}
tipe_data nama_fungsi2(parameter1, parameter2, ...)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
}

Tapi, ada juga bentuk penulisan seperti berikut.
#include <nama_header_file>
...
...
tipe_data nama_fungsi1(parameter1, parameter2, ...)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
}
tipe_data nama_fungsi2(parameter1, parameter2, ...)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
}
/* fungsi utama */
int main(void)
{
   statement yang akan dieksekusi;
   ...
   return 0;
}
Penulisan di dalam bahasa C bersifat case-sensitive (membedakan antara penulisan dengan huruf kapital dan huruf non kapital). Sehingga akan berbeda artinya jika menuliskan “Berjalan” dengan “berjalan”.

#sumber :  http://www.robotics-university.com/2013/01/kerangka-program-bahasa-c.html


Nama : Dedy Dwi Cahyo Saputro